8 August 20190 Komentar
Ditulis oleh Admin

Strategi Dan Kebijakan  Dinas Pendidikan

Strategi

  1. Peningkatan jangkauan pelayanan Pendidikan yang berkualitas pada jenjang pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman kanak-kanak (TK), Sekolah Menengah Dasar (SD), Sekolah Menengah Dasar (SMP), dan Sekolah Menengah (SM);
  2. Penyelenggaraan program pendidikan berkarakter dan beraktualisasi diri berdasarkan nilai agama pada sekolah dasar(SD) dan menengah pertama (SMP) disatuan pendidikan, lembaga keagamaan dengan menoptimalisasiperan tempat pendidikan keagamaan(TPQ)
  3.  Peningkatan keberpihakan terhadap masyarakat tidak mampu agar akses dan aspirasi mereka terhadap pendidikan tetap berlanjut dan mampu mengentaskan mereka dari lingkaran kemiskinan
  4. Peningkatkan kemampuan kompetensi pedagogik, profesionalisme,social, dan spiritual pendidik dan tenaga kependidikan, serta peningkatan kesejahteraan guru sehingga mampu berfungsi secara optimal dalam proses pembelajaran dan pemberdayaan peserta didik;
  5. Penyediaan satuan pendidikan yang berstandar nasional untuk peningkatan nilai kelulusan peserta didik pada sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah (SMP).
  6. Peningkatan pendidik dalam pengembangan diri terutama dalam pemilihan strategi dan metode pembelajaran dengan tetap memperhatikan standar kompetensi yang berlaku secara maksimal pada setiap jenjang pendidikan.
  7. Peningkatan kompetensi pendidik dan peserta didik yang kreatif dan inofativ sehingga tercipta SDM yang berkualitas dan berprestasi.
  8. Penyediaan ruang dan program untuk peningkatan kualitas generasi muda (peserta didik).
  9. Peningkatan Infrastruktur fisik dan social serta optimalisasi peran satuan pendidikan untuk mengimplementasikan budaya adiwiyata sehingga dapat memperoleh status adiwiyata nasional dan mandiri.
  10. Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) untuk meningkatan kualitas dan profesionalisme pendidikan dasar dengan menggunakan tehnologi dan informasi

Kebijakan Dinas Pendidikan

  1. Memaksimalkan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang berkualitas secara efektif dengan fokus pada penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun dan optimalisasi Wajar Dikmen 12 Tahun;
  2. Meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan yang berbasis keunggulan lokal dalam rangka menghadapi berbagai tuntutan yang berkembang;
  3. Mengembangkan kerja sama antara Satuan Pendidikan dengan industri, masyarakat, dan lembaga regional guna menyongsong lulusan yang mampu bersaing didunia internasional;
  4. Meningkatkan alokasi pendanaan untuk mencapai kondisi layanan ideal baik dalam segi sarana/prasarana, operasional, peningkatan mutu dan kesejahteraan Pendidik guna meningkatkan prestasi belajar siswa;
  5. Memberi perhatian khusus pada proses pembinaan anak, remaja dan generasi muda dalam rangka pemantapan keimanan dan ketakwaan yang tinggi serta penguatan karakter dan penguasaan berbagai keterampilan menuju profil insan yang Mandiri, Terampil, Andal dan Berakhlak Mulia;
  6. Meningkatkan pelestarian dan mengembangkan kebudayaan daerah sebagai unsur budaya yang dinamis yang diwarisi dari nilai luhur peningkatan interaksi budaya antar generasi;
  7. Mendorong lembaga pendidikan untuk menciptakan iklim belajar mengajar yang lebih kompetitif berdasar pada potensi akademis dan daerah;
  8. Mengembangkan sistem peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan melalui pengembangan Keprofesian Berkelanjutan baik ditingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Dinas Pendidikan, Kecamatan, Rayon/Gugus, dan Satuan Pendidikan;
  9. Mendorong lembaga pendidikan untuk menggunakan Teknologi Informasi dalam setiap perencanaan, implementasi pembelajaran dan manajemen serta pelaporan monitoring evaluasi.
  10. Mendorong satuan pendidikan dasar untuk menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)  dalam setiap perencanaan, implementasi pembelajaran dan manajemen serta pelaporan monitoring evaluasi dengan menggunakan tehnologi dan informasi.

Kategori
-
Tag
-
comments powered by Disqus