9 August 20210 Komentar | Dilihat : 574 kali
Ditulis oleh AnT

Dispendik Tuban - Selama wabah pandemi Covid-19 melanda Indonesia sejak tahun 2020 lalu, semua kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online. Awalnya, Pemerintah Indonesia menjadwalkan sekolah kembali dibuka secara offline pada bulan Juli 2021. Namun, karena masih tingginya jumlah pasien Covid-19 dan di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak 3 Juli 2021 untuk wilayah Jawa dan Bali, rencana pembukaan sekolah, nampaknya tertunda. Dalam melakukan proses belajar mengajar online, dibutuhkan peran serta banyak pihak seperti guru, murid, orang tua, pemerintah  dan lainnya. Sebab belajar online membutuhkan perangkat, jaringan internet dan infratsruktur pendukung lainnya.

“Selama pandemi ini, apalagi di masa PPKM darurat, banyak pelajar dan pengajar mencari sumber pembelajaran secara online. Dengan adanya Webinar Peningkatan Inovasi Pendidikan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, kegiatan webinar ini sangat membantu para pengajar dapat meningkatkan sumber daya manusia dalam proses belajar mengajar secara online di masa pandemi ini”

Dalam rangka mensikapi perubahan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, serta kondisi pada masa pandemi Covid-19. Program Peningkatan Inovasi Pendidikan sebelumnya dilaksanakan dengan tatap muka begitu juga pembelajaran di kelas yang 100 % dilakukan tatap muka, dengan adanya pandemi Covid-19 yang melarang kita untuk berkumpul terlebih dalam jumlah besar, maka dilakukan perubahan penyelenggaran workshop dan pembelajaran di kelas dengan pertemuan virtual melalui zoom meeting dan live streaming melalui Youtube Chanel : Dispendik Kab. Tuban Official, selain itu pembelajaran di kelas juga memanfaatkan aplikasi aplikasi yang berbasis online seperti Kahoot, Video Pembelajaran, LMS, google education dan aplikasi pembelajaran lainnya. Berikut Link materi pada saat pelaksanaan RTL Webinar Inovasi Pembelajaran : https://bit.ly/materi_inovasipendidikan_2021   

Kategori
Tag
-
comments powered by Disqus