Dalam upaya mempercepat transformasi digital di tingkat sekolah dasar, Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran Jenjang SD. Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak Kamis hingga Sabtu (12–14 Februari 2026), bertempat di Aula SD Kebonsari 2 Tuban.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pengelolaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Mokh. Nurdin, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutan pembukaannya, beliau menegaskan pentingnya adaptasi teknologi bagi para pendidik agar mampu menciptakan pembelajaran yang interaktif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
"Pemanfaatan media digital dalam proses belajar mengajar bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendasar di era saat ini. Melalui pelatihan ini, kita berharap para guru dapat mengoptimalkan sarana digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas," ujar Mokh. Nurdin.
Peserta kegiatan diikuti oleh perwakilan pendidik dari seluruh wilayah Kabupaten Tuban. Masing-masing dari 20 kecamatan mengirimkan 2 orang guru pilihan, sehingga total terdapat 40 peserta yang hadir. Skema perwakilan ini bertujuan agar para peserta dapat menjadi agen perubahan (agent of change) yang siap mengimbaskan pengetahuan serta keterampilan digitalisasi kepada rekan-rekan sesama guru di kecamatan masing-masing.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta menerima berbagai materi teknis, mulai dari penguasaan platform pembelajaran digital, penyusunan media ajar berbasis multimedia, hingga strategi pengelolaan kelas digital secara efektif.
